Kecanduan Judi Online, Sopir Trado di Pekanbaru Tega Tinggalkan Truk di Sebuah Warung, Bawa Lari Uang Ongkos mobil. 

SIAK — Kasus pelik akibat bayang-bayang judi online (judol) kembali memakan korban kepercayaan. Seorang sopir truk trado pengangkut alat berat berinisial AG (38) nekat meninggalkan kendaraan operasional beserta muatannya di sebuah warung kawasan Kecamatan Perawang, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Tidak hanya meninggalkan truk begitu saja, pelaku juga diduga melarikan uang ongkos angkut sebesar Rp6.500.000.

 

Pemilik mobil trado sekaligus bos tempat AG bekerja, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam. Menurutnya, ulah AG ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Dahulu, pelaku pernah melakukan kesalahan serupa dengan tidak menyetorkan uang ongkos bawa alat berat, namun sempat dimaafkan dan diberi kesempatan kedua untuk kembali bekerja.

 

“Pernah dulu, bang. Ongkos mobil trado bawa alat tidak disetor ke saya, tapi waktu itu masih bisa saya maafkan dan dia kembali bekerja lagi,” ujar sang pemilik dengan nada kesal

 

Kedok AG akhirnya terbongkar saat dirinya mengirimkan pesan perpisahan melalui aplikasi WhatsApp kepada bosnya sesaat sebelum menghilang. Dalam pesan tersebut, AG mengaku tertekan, malu, dan mengaku khilaf akibat perbuatannya.

 

“Maaf bang, mohon maaf aku dah terlalu banyak salah ma Abang, aku dah malu kali semenjak kejadian Dika itu. Dan gitu juga dengan utangku sama Abang, jadi aku minta maaf betul bang, Aku istirahat dulu, mobil di Rumah makan yang aku serlok tadi bang, aman. Maaf ya dah aku titip ma orang warung. Mintak maaf ya bang, aku gak sadar selama ini gitu baiknya Abang ma aku, maaf ya bng.” Chat terakhir Supir Trado

 

Meski meninggalkan kendaraan di lokasi yang diklaimnya aman dan menitipkannya kepada penjaga warung, tindakan nekat tersebut tetap menimbulkan kerugian materiil serta kekhawatiran bagi sang pemilik usaha.

 

Peringatan Keras untuk Pengusaha Trado Lainnya

 

Merasa telah berulang kali dibohongi dan dikhianati, pemilik kendaraan kini memilih bersuara. Ia menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh rekanan pengusaha truk trado dan angkutan alat berat di Riau agar lebih waspada dalam merekrut tenaga kerja.

 

Ia berharap tidak ada lagi pengusaha lain yang menjadi korban dari perangai sopir berinisial AG tersebut, mengingat bahaya laten kecanduan judi online yang kini merusak profesionalisme kerja di sektor transportasi darat. (**)