Jakarta– Markas Besar TNI (Mabes TNI) membuat langkah strategis dengan membentuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru. Pembentukan ini akan merombak struktur teritorial militer di Indonesia, memperkuat pertahanan dan keamanan dari ujung barat hingga timur.
Kapuspen Mabes TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengonfirmasi rencana besar ini. Menurutnya, keenam Kodam baru akan diresmikan dalam sebuah upacara validasi organisasi yang akan digelar di Batujajar, Bandung, pada Minggu, 10 Agustus.
Enam Kodam Baru dan Wilayahnya:
Pembentukan enam Kodam ini akan menambah total Kodam di Indonesia menjadi 21. Berikut adalah rincian pembagian wilayahnya:
* Kodam XIX/Tuanku Tambusai: Mengawasi wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
* Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol: Bertanggung jawab atas Padang dan Jambi.
* Kodam XXI/Radin Inten: Mengamankan Lampung dan Bengkulu.
* Kodam XXII/Tambun Bungai: Meliputi Kalimantan Tengah dan Selatan.
* Kodam XXIII/Palaka Wira: Mengawasi Sulawesi Tengah dan Barat.
Kodam XXIV/Mandala Trikora: Bertugas di wilayah teritorial Merauke.
Pembentukan Kodam baru ini akan memecah wilayah teritorial yang sebelumnya dipegang oleh Kodam lama. Sebagai contoh, Kalimantan Selatan yang sebelumnya berada di bawah Kodam VI/Mulawarman kini akan berada di bawah komando Kodam XXII/Tambun Bungai.
Meskipun tanggal peresmian sudah ditetapkan, hingga saat ini Mayjen Kristomei Sianturi belum dapat mengumumkan siapa saja perwira tinggi yang akan ditunjuk untuk mengisi posisi Panglima Kodam di enam Kodam baru tersebut. (Red)















