**KUANSING** – Operasi besar-balandongan pembersihan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali digalakkan di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing). Dalam operasi maraton yang berlangsung hingga malam hari tersebut, tim gabungan sukses melumpuhkan total **145 unit rakit PETI** di dua kecamatan berbeda, yakni Inuman dan Cerenti.
Langkah tegas ini diambil guna merespons keresahan masyarakat serta menghentikan kerusakan lingkungan yang kian parah di sepanjang aliran sungai.

Petugas bergerak menyisir titik-titik persembunyian para penambang ilegal. Di Kecamatan **Inuman**, petugas berhasil menertibkan 43 unit rakit dengan rincian:
* **Desa Ketaping Jaya:** 15 unit
* **Desa Pulau Busuk:** 16 unit
* **Desa Pulau Panjang:** 12 unit
Pergerakan bergeser ke Kecamatan **Cerenti**, yang ternyata menjadi sarang omset ilegal lebih besar. Di wilayah ini, petugas meratakan **102 unit rakit**, dengan sebaran masif di tiga desa:
* **Desa Tanjung Medan:** 21 unit
* **Desa Sikakak:** 29 unit
* **Desa Pulau Bayur:** 52 unit *(titik terpadat)*
### **Pelaku Lolos, Barang Bukti Nihil**
Meski ratusan rakit berhasil dihentikan fungsinya, operasi ini menyisakan catatan evaluasi. Diduga informasi telah bocor sebelum petugas tiba di lokasi. Alhasil, **tidak ada satu pun pelaku yang berhasil diamankan, dan tidak ada barang bukti yang disita** dari tempat kejadian perkara (TKP).
Kendati demikian, situasi di lapangan dipastikan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga operasi berakhir pada pukul 18.30 WIB.
> **Catatan Redaksi:** Keberhasilan melumpuhkan alat kerja penambang patut diapresiasi, namun tantangan besar berikutnya adalah memutus mata rantai modal dan menangkap aktor intelektual di balik layar agar aktivitas ini tidak kembali “kucing-kucingan” setelah petugas pulang.
Usai baku hantam dengan medan lapangan, seluruh personel kembali berkumpul pada pukul 19.00 WIB untuk melaksanakan Apel Konsolidasi di Pasar Cerenti. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing.
Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras seluruh instansi yang terlibat dalam operasi melelahkan ini. Beliau menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan investasi masa depan.
“Kami berharap penertiban skala besar ini memberikan efek jera yang nyata bagi para pelaku PETI. Ini adalah komitmen kita bersama untuk sadar lingkungan dan menyelamatkan ekosistem Kuansing demi anak cucu kita kelak,” tegas Kapolres di hadapan pasukan. (**)















