KUANTAN SINGINGI – Di bawah terik matahari Desa Sangau, deru mesin las dan tawa kecil di sela lelah menjadi simfoni pembangunan yang hampir usai. Minggu (15/2/2026), Jembatan Merah Putih Presisi yang berdiri kokoh di Kecamatan Kuantan Mudik dilaporkan telah mencapai progres 99 persen. Sebuah penantian panjang warga Desa Sangau akan akses yang layak kini tinggal menghitung hari.
Jembatan ini bukan sekadar beton dan baja; ia adalah monumen hidup yang merekam kemanunggalan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, batas antara seragam dan pakaian kerja warga seolah melebur.
Bahu-Membahu dalam Semangat Presisi
Keberhasilan pembangunan ini tak lepas dari tangan-tangan dingin para personel Polres Kuantan Singingi yang turun langsung ke lapangan. Nama-nama seperti IPDA Hendri, IPDA Remol Harahap, hingga BRIPKA M. Rozi bekerja berdampingan dengan warga lokal seperti Pak Umar dan Pak Basir, serta para tukang yang ahli.
“Ini bukan hanya soal membangun konstruksi, tapi tentang membangun kembali kepercayaan dan harapan masyarakat melalui aksi nyata,” ungkap seorang warga setempat dengan penuh haru.
Dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 3,5 meter, jembatan ini dirancang untuk menjadi urat nadi baru bagi ekonomi dan mobilitas warga. Saat ini, para pekerja tengah fokus pada detail-detail akhir yang meliputi:
* Estetika & Kekuatan: Pengecatan tiang jembatan dengan warna ikonik merah putih.
* Keamanan: Pengelasan rangka dan pemasangan plat jembatan yang kokoh.
* Aksesibilitas: Semenisasi jalan di sekitar area jembatan agar nyaman dilalui.
* Dedikasi: Pembuatan prasasti sebagai pengingat sejarah gotong royong tersebut.
Pesan dari Kapolres: Hadir dengan Hati
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan rasa syukurnya atas sinergitas yang luar biasa ini. Beliau menekankan bahwa Jembatan Merah Putih Presisi adalah wujud Polri yang humanis.
“Alhamdulillah, progres sudah 99 persen. Jembatan ini adalah bukti nyata bahwa ketika Polri dan masyarakat bersatu, hal yang sulit pun menjadi mungkin. Ini adalah hadiah bagi warga Desa Sangau agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan aman,” ujar AKBP Hidayat Perdana dengan bangga.
Kini, warga Desa Sangau menatap masa depan yang lebih cerah. Jembatan yang sebentar lagi akan diresmikan ini bukan hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga mempererat ikatan batin antara polisi dan rakyatnya. (B.A)















