PEKANBARU – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, mengirimkan pesan kuat bagi seluruh masyarakat Kuansing yang berada di perantauan. Dalam sebuah pertemuan hangat di Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026), ia menegaskan bahwa kemajuan “Negeri Jalur” mustahil terwujud tanpa tangan dingin dan kontribusi nyata dari para tokoh serta warga Kuansing yang sukses di luar daerah.
Acara audiensi bersama Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Provinsi Riau yang dibalut dengan agenda buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat simpul silaturahmi.
“Kontribusi tokoh dan masyarakat Kuansing di perantauan adalah aset besar bagi pembangunan daerah. Saya mengajak kita semua untuk terus bersatu, merapatkan barisan, dan bersama-sama memajukan kampung halaman yang kita cintai,” tegas Bupati Suhardiman di hadapan ratusan perantau.
Bertabur Tokoh dan Semangat Kebersamaan
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa. Kehadiran sederet tokoh berpengaruh menunjukkan soliditas masyarakat Kuansing di tanah rantau. Tampak hadir dalam rombongan:
* Syahlan (Ketua Dewan Pembina IKKS Riau)
* Hendrizal (Ketua Umum IKKS Riau)
* Juprizal (Ketua DPRD Kuansing)
* Serta jajaran tokoh senior seperti Taswin Yakub, Syafril Manaf, Dianto Mampanini, hingga Erisman Yahya dan Zulhendri Nazaruddin.
Antusiasme juga terpancar dari kehadiran para Ketua IKKS kabupaten/kota se-Provinsi Riau, mulai dari Rokan Hulu, Dumai, Indragiri Hilir, Kampar, hingga Siak.
I
Menanggapi ajakan Bupati, Ketua Umum IKKS Riau, Hendrizal, memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemkab Kuansing. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Suhardiman Amby, sinergi antara pemerintah daerah dan perantau semakin terasa nyata.
“IKKS bukan sekadar wadah kumpul-kumpul. Sesuai arahan Bapak Bupati, kami di IKKS Riau kini mulai fokus menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan daerah. Kebersamaan adalah kunci utama kami,” pungkas Hendrizal.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara pemerintah dan diaspora lokal akan menjadi mesin baru bagi akselerasi pembangunan di Kuantan Singingi ke depan. (Ardepi)















